IMPLEMENTASI PENGGUNAAN PRODUK FASHION DAN KOSMETIK MEREK TERKENAL BERDASARKAN HUKUM INTERNASIONAL DAN HUKUM INDONESIA (Studi pada Generasi-Z Kota Padang)

Agung, M Syukra Almuzakir (2022) IMPLEMENTASI PENGGUNAAN PRODUK FASHION DAN KOSMETIK MEREK TERKENAL BERDASARKAN HUKUM INTERNASIONAL DAN HUKUM INDONESIA (Studi pada Generasi-Z Kota Padang). Diploma thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (cover)
cover_merged.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (bab I)
BAB I (pendahuluan).pdf - Published Version

Download (609kB)
[img] Text (bab iv)
BAB IV (penutup).pdf - Published Version

Download (244kB)
[img] Text (daftar pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (255kB)
[img] Text (skripsi fulltext)
skripsi full text_merged.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

ABSTRAK Tindakan pemalsuan merek merupakan sebuah pelanggaran dari Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) yaitu Hak Merek. Produk fashion dan kosmetik dengan merek terkenal merupakan entitas yang paling banyak dipalsukan. Konsumen produk merek palsu yang paling signifikan secara global adalah Gen-Z. Gen-Z merupakan yang paling tinggi populasinya dibanding kualifikasi generasi lainnya di Sumatera Barat. Adanya aturan Internasional seperti Paris Convention, TRIPS dan aturan Nasional yaitu UU No. 20 Tahun 2016 MIG yang bertujuan melindungi merk dari tindakan pemalsuan, tidak menutup adanya pemalsuan merek, sehingga masih ada produk palsu yang beredar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang penggunaan produk fashion dan kosmetik palsu oleh Gen-Z Kota Padang berdasarkan aturan mengenai hak merek terkenal dalam aturan Internasional dan aturan Nasional Indonesia. Untuk mengetahui hal tersebut, rumusan masalah yang digunakan dalam penelitian ini yaitu: 1). Bagaimana implementasi pengaturan merek terkenal dalam hukum internasional dan penerapanya dalam hukum nasional? 2). Bagaimana pemahaman dan praktek dari kalangan Generasi-Z Kota Padang terhadap penggunaan produk fashion dan kosmetik palsu?. Penelitian hukum yang digunakan adalah penelitian hukum empiris, menggunakan metode penelitian Mix method, dengan analisis data kualitatif dan kuantitatif (menggunakan metode questioner). Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Hasil penelitian yang diperoleh, yakni: 1). Pengaturan merek terkenal dalam aturan nasional dan aturan Internasional, ada di dalam Paris Convention, beberapa pasal dari Paris Convention diadaptasi oleh TRIPS, TRIPS mengadopsi beberapa pasal dari perjanjian besar internasional dan kemudian dibuatlah standar minimum yang diakui secara Internasional. Indonesia merupakan salah satu anggota dari WIPO. Ratifikasi dari beberapa konvensi internasional dibidang HAKI merupakan bentuk perlindungan negara Indonesia terhadap Merek, Indonesia juga kemudian membuat undang-undang terkait merek hingga terdapat UU No. 20 tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi geografis. 2). Hasil penelitian ini membuktikan pada Gen-Z kota padang angka pembelian barang palsu masih tinggi dimana 66% Gen-Z masih membeli barang fashion dan kosmetik palsu, hal ini didorong oleh Daya Beli, Citra Merek, dan Pengetahuan Produk Gen-Z kota Padang dalam keputusannya membeli produk fashion dan kosmetik palsu. Kata Kunci: Pemalsuan, Merek, Gen-Z, Fashion dan Kosmetik

Item Type: Thesis (Diploma)
Primary Supervisor: Prof. Dr. Zainul Daulay, SH., MH.
Uncontrolled Keywords: Pemalsuan, Merek, Gen-Z, Fashion dan Kosmetik
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum
Depositing User: S1 Ilmu Hukum
Date Deposited: 28 Oct 2022 09:15
Last Modified: 28 Oct 2022 09:15
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/117145

Actions (login required)

View Item View Item