Uji Kemampuan Adsorben Nanokomposit Mxene/Eceng Gondok Dalam Penyisihan Logam Tembaga (Cu) Dari Air Limbah Artifisial Dengan Variasi Rasio Nanokomposit Dan Konsentrasi Adsorbat

M, Zaki Farhan (2022) Uji Kemampuan Adsorben Nanokomposit Mxene/Eceng Gondok Dalam Penyisihan Logam Tembaga (Cu) Dari Air Limbah Artifisial Dengan Variasi Rasio Nanokomposit Dan Konsentrasi Adsorbat. Diploma thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
Cover-Abstrak.pdf - Published Version

Download (469kB)
[img] Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version

Download (235kB)
[img] Text (BAB V)
BAB V.pdf - Published Version

Download (344kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (488kB)
[img] Text (FULL TEXT TA)
FULL TEXT TA.pdf - Published Version

Download (4MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan adsorpsi nanokomposit MXene dengan penyisipan nanoserat eceng gondok dalam menyisihkan logam Cu dari air limbah. Penelitian dilakukan secara batch menggunakan larutan artifisial Cu. Percobaan dilakukan pada pH 5 dan dosis adsorben 1 g/L dengan memvariasikan rasio nanokomposit 10:1 dan 20:1, dan konsentrasi adsorbat 5, 15, 25, dan 35 mg/L. Konsentrasi Cu dianalisis menggunakan Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS). Karakterisasi adsorben dilakukan dengan Scanning Electron Microscope (SEM) dan Energy Dispersive X-Ray Spectroscopy (EDX). Ukuran partikel adsorben dianalisis menggunakan Particle Size Analysis (PSA). Efisiensi penyisihan dan kapasitas adsorpsi Cu yang didapatkan masing-masing 48,53-87,43% dan 2,43-28,43 mg/g. Penyisihan Cu terbaik diperoleh pada rasio nanokomposit 20:1 dan konsentrasi adsorbat 25 mg/L yaitu 87,43% dan 21,86 mg/g. Kemampuan adsorpsi Mxene/Eceng Gondok lebih baik dibandingkan Mxene tanpa modifikasi maupun Eceng Gondok saja. Percobaan adsorpsi pada air limbah elektroplating artifisial menunjukkan penyisihan 72,89% dan kapasitas adsorpsi 18,22 mg/g. Persamaan isoterm yang sesuai dengan penelitian ini adalah isoterm Freundlich dengan R2 = 0,8509 dan nilai KF = 0,002 yang menunjukkan adsorpsi Cu terjadi di beberapa lapisan permukaan adsorben. Kinetika adsorpsi yang sesuai yaitu pseudo second-order yang artinya orde dua parsial terhadap gugus fungsi adsorben dan orde nol parsial terhadap konsentrasi adsorbat dalam larutan. Hasil penelitian menunjukkan semakin besar konsentrasi adsorbat maka semakin besar nilai efisiensi penyisihan dan kapasitas adsorpsi hingga batas jenuhnya. Uji ANOVA dan uji-t menunjukkan bahwa perbedaan konsentrasi adsorbat maupun perbedaan rasio nanokomposit memberikan perbedaan yang signifikan terhadap terhadap kemampuan adsorpsi Cu, dengan p-value 5,547 x 10-17−0,02184.

Item Type: Thesis (Diploma)
Primary Supervisor: BUDHI PRIMASARI, S.T.,M.Sc
Uncontrolled Keywords: Adsorpsi; Air limbah; Mxene; Nanokomposit; Tembaga
Subjects: T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
Divisions: Fakultas Teknik > Lingkungan
Depositing User: s1 teknik lingkungan
Date Deposited: 27 Oct 2022 08:39
Last Modified: 27 Oct 2022 08:39
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/116831

Actions (login required)

View Item View Item