PENGEMBANGAN ALAT PENGUTIP BRONDOLAN TIPE GULIR KELAPA SAWIT SEMI MEKANIS DI PASAMAN BARAT

Hibatullah, Razzaq Marpaung (2022) PENGEMBANGAN ALAT PENGUTIP BRONDOLAN TIPE GULIR KELAPA SAWIT SEMI MEKANIS DI PASAMAN BARAT. Diploma thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
cover dan abstrak.pdf - Published Version

Download (95kB)
[img] Text (Bab I Pendahuluan)
Bab 1 (Pendahuluan).pdf - Published Version

Download (116kB)
[img] Text (Bab V Penutup)
Bab V.pdf - Published Version

Download (40kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
daftar pustaka.pdf - Published Version

Download (48kB)
[img] Text (Skripsi full text)
skripsi full HIBATULLAH RAZZAQ MARPAUNG.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Perkembangan kelapa sawit sangat pesat dan telah menyebar ke berbagai daerah yang ada di wilayah Indonesia. Sumatera memiliki perkebunan sekitar 85.55% sedangkan kalimantan memiliki 12,45% dan Sulawesi 2%. Brondolan buah kelapa sawit mampu mencapai losses 12,5-75% karena adanya benturan cukup keras sehingga mengalami banyak losses pada buah lepas. Berdsarkan permesalahan tersebut proses pengutipan buah lepas atau brondolan kelapa sawit tidak dapat diabaikan sehingga dirancangnya sebuah alat pengutip brondolan tipe gulir semi mekanis. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan alat pengutip brondolan sawit tipe gulir serta melakukan uji teknis, nilai ekonomis alat tersebut dan menganalisa kerusakan yang terjadi pada buah longgar (brondolan) akibat alat yang dirancang pada penelitian ini. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan merancang dan mempraktekkan ke lapangan. Tahapan penelitian yaitu desain alat, rancang bangun alat, pengujian alat, pengambilan data dan pengolahan data. Hasil penelitian didapatkan bahwa kapasitas kerja alat dengan kapasitas kerja manual merupakan perbandingan cukup besar. Kapasitas kerja alat didapatkan sebesar 78,24 kg/jam dan manual sebesar 61,67 kg/jam. Kapasitas kerja alat didapatkan 0,11 ha/jam sedangkan manual sebesar 0,08 ha/jam. Dapat dilihat bahwa kapasitas kerja alat lebih besar dalam proses panen dan menghemat banyak waktu. Hasil yang didapatkan juga bahwa nilai ekonomis biaya tetap untuk alat pengutip brondolan kelapa sawit sebesar Rp149.100/tahun. Biaya tidak tetap sebesar Rp6.376/jam dan biaya pokok yang didapatkan sebesar Rp32,92/g Kata kunci – Brondolan, kelapa sawit, alat, semi mekanis

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
T Technology > T Technology (General)
Divisions: Fakultas Teknologi Pertanian > Teknik Pertanian
Depositing User: Unnamed user with username tekpertanian
Date Deposited: 03 Oct 2022 04:25
Last Modified: 03 Oct 2022 04:25
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/113905

Actions (login required)

View Item View Item