Pemanfaatan Bioaktivator Effective Microorganisms (EM4) dan Mikroorganisme Lokal (MOL) dari Hama Keong Mas dan Limbah Cair Tahu pada Pengomposan Sampah Makanan Rumah Tangga dengan Metode Takakura

Nanda, Mutia Fadilla (2022) Pemanfaatan Bioaktivator Effective Microorganisms (EM4) dan Mikroorganisme Lokal (MOL) dari Hama Keong Mas dan Limbah Cair Tahu pada Pengomposan Sampah Makanan Rumah Tangga dengan Metode Takakura. Diploma thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
1. Abstrak.pdf - Published Version

Download (164kB)
[img] Text (BAB 1 Pendahuluan)
2. BAB I (Pendahuluan).pdf - Published Version

Download (201kB)
[img] Text (BAB Akhir Penutup)
3. BAB akhir (Penutup).pdf - Published Version

Download (173kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
4. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (325kB)
[img] Text (Tugas Akhir Ilmiah Utuh)
5. Tugas Akhir Ilmiah Utuh.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Kegiatan rumah tangga banyak mengasilkan sampah makanan sehingga perlu pengolahan dengan pengomposan. Bioaktivator berfungsi untuk mempercepat proses pengomposan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses kematangan (temperatur, pH, warna, tekstur, bau, dan lama pengomposan), uji kualitas meliputi unsur fisik (kadar air) dan unsur makro (C-organik, Nitrogen, rasio C/N, P2O5, dan K2O), serta uji kuantitas kompos (tingkat reduksi dan berat hasil kompos) menggunakan Metode Takakura lalu membandingkan hasil pengomposan antara variasi yang menggunakan MOL dengan EM4. Pengomposan dilakukan sebanyak 5 variasi yaitu I (tanpa penambahan bioaktivator), II (EM4), III (MOL hama keong mas), IV (MOL limbah cair tahu), dan V (MOL campuran hama keong mas dengan limbah cair tahu). Hama keong mas dan limbah cair tahu mengandung Staphylococcus sp. dan Aspergilus niger yang bermanfaat dalam proses dekomposisi selama proses pengomposan. Analisis dengan standar baku mutu SNI 19-7030-2004 semua variasi uji sudah memenuhi kriteria kematangan dan kualitas kompos yang baik, kecuali uji kuantitas yang tidak sesuai dengan Center of Policy and Implementation Studies CPIS (1992). Berdasarkan hasil skoring seluruh variasi MOL memiliki total skor lebih tinggi dibanding variasi EM4, dan variasi III terpilih menjadi variasi dengan total skor tertinggi yaitu 26. Variasi III memiliki lama pengomposan 14 hari, kadar air 31,511%, pH 6,8, temperatur 29ºC, tekstur, warna, dan bau seperti tanah, rasio C/N 13,380%, P2O5 0,170%, K2O 1,407%, tingkat reduksi 61,905% dan hasil kompos 3,35 kg. Berdasarkan hasil tersebut maka penambahan MOL hama keong mas merupakan variasi bioaktivator terbaik pada penelitian ini dan dapat menggantikan peran EM4 dalam pengomposan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Primary Supervisor: Yommi Dewilda, M.T
Uncontrolled Keywords: EM4, kompos, MOL, hama keong mas, limbah cair tahu, Takakura
Subjects: T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
Divisions: Fakultas Teknik > Lingkungan
Depositing User: s1 teknik lingkungan
Date Deposited: 31 Aug 2022 03:53
Last Modified: 31 Aug 2022 03:53
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/111080

Actions (login required)

View Item View Item