Ksatrya, Herizon Putra (2022) ANALISIS KEKUATAN PADA SAMBUNGAN TULANG DAN SEKRUP PEDICLE PADA KOREKSI SKOLIOSIS. Diploma thesis, Universitas Andalas.
Text (Cover dan Abstrak)
Cover Abstrak.pdf - Published Version Download (230kB) |
|
Text (BAB I Pendahuluan)
BAB I.pdf - Published Version Download (178kB) |
|
Text (BAB V Penutup)
BAB V.pdf - Published Version Download (55kB) |
|
Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (145kB) |
|
Text (Skripsi Full Text)
TA Sidang 1510912012 Ksatrya Herizon Putra.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Skoliosis didefinisikan sebagai suatu kondisi muskuloskeletal yang memiliki kelengkungan lateral tulang belakang yang tidak normal sebagai ciri utamanya. Salah satu penanganan medis untuk kasus skoliosis adalah melalui operasi pembedahan tulang punggung untuk memasang struktur implant penyangga dalam mengkoreksi kelengkungan tulang punggung berupa sekrup pedicle (pedicle screw), batang penyangga (rod), dan konektor (connector). Sejauh ini banyak ditemukan kasus kegagalan baik pada struktur implant maupun pada interface sambungan tulang dan sekrup pedicle. Diantara kegagalan tersebut adalah terlepasnya sekrup dari tulang belakang yang disebabkan oleh adanya beban yang besar dan akibat osteoporosis. Pengujian tarik kekuatan sambungan tulang dan sekrup pedicle bertujuan untuk mengetahui berapa gaya maksimum yang dapat diberikan hingga sambungan gagal. Pengujian dimulai dari pembuatan jig sebagai pemegang spesimen yang didesuaikan dengan bentuk pencekam pada Universal Testing Machine, kemudian pemasangan sekrup pedicle pada tulang dan tulang buatan. Kemudian dilakukan pengujian tarik dengan menggunakan Universal Testing Machine dengan pembebanan 5 kN dan kecepatan makan 5 mm/s. Setelah pengujian tarik selesai didapatkan data berupa grafik dan besar gaya maksimal yang dibutuhkan agar spesimen sambungan tulang gagal. Ada tiga variasi ulir yang digunakan dalam pengujian yaitu sekrup conical, cylindrical dan double threads. Hasil yang diperoleh dari tugas akhir ini adalah tipe sekrup pedikel conical memilki beban tarik maksimal paling besar dibandingkan dengan sekrup cylindrical dan double threads, baik itu pada tulang sapi maupun tulang buatan PLA.
Item Type: | Thesis (Diploma) |
---|---|
Primary Supervisor: | Dr-Eng. Meifal Rusli |
Uncontrolled Keywords: | Skoliosis, uji tarik, sekrup pedicle, conical, cylindrical, double threads |
Subjects: | T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery |
Divisions: | Fakultas Teknik > Mesin |
Depositing User: | s1 teknik mesin |
Date Deposited: | 29 Aug 2022 04:21 |
Last Modified: | 29 Aug 2022 04:21 |
URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/110619 |
Actions (login required)
View Item |