EKSEKUSI PUTUSAN PENGADILAN AGAMA TERKAIT HAK HADHANAH PADA AYAH DI NAGARI LINGKUANG AUA

Suci, Permatasari Siregar (2022) EKSEKUSI PUTUSAN PENGADILAN AGAMA TERKAIT HAK HADHANAH PADA AYAH DI NAGARI LINGKUANG AUA. Diploma thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (102kB)
[img] Text (Bab I Pendahuluan)
Bab I.pdf - Published Version

Download (504kB)
[img] Text (Bab IV Penutup)
Bab IV.pdf - Published Version

Download (49kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (171kB)
[img] Text (Skripsi Full Text)
Skripsi Full.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

ABSTRAK Perkawinan yang putus karena perceraian akan menimbulkan akibat hukum yaitu hak pengasuhan atau hak penguasaan anak yang lahir dari perkawinan tersebut. Putusan Pengadilan Agama Talu Nomor 206/Pdt.G/2021/PA.Talu menetapkan bahwa Pemohon (ayah) yang mendapatkan hak asuh anak (hadhanah) atas 2 orang anaknya yang berusia 10 tahun dan 8 tahun. Hal ini tentunya bersebrangan dengan kehendak syariat Islam, hukum positif dan norma adat yang yang berlaku. Pada umumnya hak hadhanah diletakkan kepada garis urutan ibu, nenek, saudara ibu, namun faktanya hakim memberikan hak hadhanah kepada ayah. Hal ini menyebabkan adanya kekaburan hukum perihal yang berhak atas hadhanah sehingga menimbulkan suatu persoalan atau masalah hukum dikarenakan das sollen tidak sesuai dengan das sein. Penelitian dilakukan di Nagari Lingkuang Aua dikarenakan setelah dilakukan prapenelitian hanya menemukan 1 (satu) perkara yang menjatuhkan putusan hak hadhanah diberikan pada ayah dari 6 perkara mengenai hak hadhanah yang ada pada tahun 2018 sampai dengan tahun 2021 di Pengadilan Agama Talu. Sebab itu, penulis ingin melihat hukum mana yang dipraktikkan hakim dalam memutuskan hadhanah pada si ayah. Berdasarkan latar belakang tersebut didapat rumusan masalah 1) Apa yang menjadi pertimbangan hakim dalam memberikan hak hadhanah kepada ayah? 2) Bagaimana pelaksanaan putusan pengadilan agama terkait hadhanah yang dijalankan oleh ayah? 3) Apa saja kendala-kendala yang dialami oleh ayah dalam menjalankan putusan pengadilan agama terkait hak hadhanah?. Penelitian ini menggunakan metode yuridis empiris yaitu penelitian hukum yang mengkaji bagaimana bekerjanya hukum dalam masyarakat. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder, teknik pengumpulan data menggunakan studi dokumen dan wawancara. Berdasarkan penelitian yang dilakukan maka diperoleh hasil bahwa yang menjadi pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan terkait hadhanah pada ayah yaitu dikarenakan ibu menelantarkan kedua anaknya dan ibu tidak memiliki tempat tinggal serta pekerjaan yang tetap. Pelaksanaan hak hadhanah yang diberikan kepada ayah sudah terlaksana dengan baik dan seusai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Adapun kendala yang dihadapi ayah saat menjalankan putusan pengadilan agama terkait hak hadhanah ialah ayah bekerja. Namun hal tersebut tetap dapat diatasi oleh ayah karena ayah dalam mengasuh dan merawat anaknya dibantu oleh ibu kandung dari ayah. Kendala lainnya yaitu datang dari pihak ibu yang setelah 2 tahun lebih meninggalkan kedua anaknya tanpa memedulikannya kemudian tiba-tiba pada akhir tahun 2021 ibu berusaha mengajak kedua anaknya tersebut untuk tinggal bersama namun kedua anaknya menolak dan tidak mau bertemu ibunya. Kata Kunci: Hak Hadhanah, Perceraian, Perkawinan

Item Type: Thesis (Diploma)
Primary Supervisor: Prof. Dr. H. Zefrizal Nurdin, S.H., M.H
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum
Depositing User: S1 Ilmu Hukum
Date Deposited: 22 Aug 2022 07:45
Last Modified: 22 Aug 2022 07:45
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/109633

Actions (login required)

View Item View Item