PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP NOTARIS SELAKU PEMEGANG PROTOKOL KETIKA TERJADI GUGATAN TERHADAP AKTA PROTOKOL YANG DISIMPANNYA (STUDI KASUS PUTUSAN PENGADILAN NEGERI NOMOR 152/PDT.G/2013/PN.PDG)

Adya, Agra (2022) PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP NOTARIS SELAKU PEMEGANG PROTOKOL KETIKA TERJADI GUGATAN TERHADAP AKTA PROTOKOL YANG DISIMPANNYA (STUDI KASUS PUTUSAN PENGADILAN NEGERI NOMOR 152/PDT.G/2013/PN.PDG). Masters thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (87kB)
[img] Text (BAB 1)
BAB I Adya.pdf - Published Version

Download (354kB)
[img] Text (BAB V PENUTUP)
BAB V PENUTUP Adya.pdf - Published Version

Download (56kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA Adya.pdf - Published Version

Download (180kB)
[img] Text (TESIS FULL TEXT)
TESIS FULL ADYA.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Dalam menjalankan tugas jabatannya, salah satu kewajiban notaris dalam bidang administrasi adalah menyimpan dan memelihara segala dokumen termasuk diantaranya kumpulan akta dan berbagai dokumen lainnya yang biasa dikenal dengan protokol notaris. Timbulnya gugatan hukum atas protokol notaris yang telah meninggal dunia yang ditujukan kepada notaris pemegang protokol. Berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri Kelas IA Padang Nomor: 152/Pdt.G/2013/PN/PDG tertanggal 20 Mei 2014 yang telah berkekuatan hukum tetap pengadilan menyatakan perbuatan yang dilakukan oleh Notaris adalah perbuatan melawan hukum yang dapat menimbulkan dampak negatif, berupa kemunculan stigma yang tidak baik bagi citra profesi Notaris, seperti menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap profesi notaris. Maka dari itu tesis ini mengambil judul Perlindungan Hukum Terhadap Notaris Selaku Penyimpan Protokol Ketika Terjadi Gugatan Terhadap Protokol Yang Disimpannya (Studi Kasus Putusan Pengadilan Negeri No 152/Pdt.G/2013/PN.Pdg). Jenis penelitian pada penyusunan tesis ini ialah penelitian yuridis normatif yaitu Penyusunan data-data dengan sistematis, pengkajian, selanjutnya menyimpulkan pada keterkaitan terhadap permasalahan yang diteliti dengan pendekatan undang-undang (statute approach). Hasil Penelitian ini adalah (1) Tanggung Jawab Notaris Penerima Protokol Ketika Terjadi Gugatan Terhadap Akta yang Disimpannya, kesempurnaan pembuktian akta otentik telah menjamin kepastian hukum bagi para pihak yang tersebut dalam Akta tersebut, maka hal ini seharusnya dapat mencegah dan memberikan perlindungan hukum bagi Notaris Penerima Protokol untuk digugat atau dimintakan pertanggungjawabannya atas akta yang tidak pernah dia buat. (2) Perlindungan Hukum Terhadap Notaris yang Ditunjuk Selaku Penerima Protokol Ketika Terjadi Gugatan Terhadap Akta Protokol yang Disimpannya, perlindungan hukum kepada notaris ini, tentunya pemerintah harus segera membuatkan suatu perangkat hukum yang baru atau memperbaiki dari peraturan perundang-undangan yang telah yang dapat memberikan kejelasan bagi perlindungan dan jaminan hukum kepada Notaris agar terciptanya keadilan bagi notaris dalam menjalankan profesinya, dan Tata Cara Penyelesaian Permasalahan atau Kendala yang Dihadapi oleh Penerima Protokol, yaitu dengan meminta pertimbangan Majelis Pengawas Daerah Notaris tempat notaries penerima protokol tersebut berada, dan menunggu persetujuan Majelis Kehormatan Notaris Wilayah atas diijinkan atau tidaknya notaries tersebut memenuhi panggilan penegak hukum dari tingkat penyidikan sampai dengan persidangan pengadilan. Kata Kunci: Perlindungan Hukum, Notaris, Akta Protokol

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Pascasarjana (S2)
Depositing User: s2 kenotariatan kenotariatan
Date Deposited: 05 Aug 2022 03:49
Last Modified: 05 Aug 2022 03:49
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/108205

Actions (login required)

View Item View Item