ANALISIS IMPLEMENTASI KEBIJAKAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL PENYAKIT DIABETES MELITUS (DM) DI WILAYAH PUSKESMAS TIKU KABUPATEN AGAM TAHUN 2022

Ani, Aguswita (2022) ANALISIS IMPLEMENTASI KEBIJAKAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL PENYAKIT DIABETES MELITUS (DM) DI WILAYAH PUSKESMAS TIKU KABUPATEN AGAM TAHUN 2022. Diploma thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (COVER + ABSTRAK)
COVER + ABSTRAK_ANI AGUSWITA_1811211029.pdf - Published Version

Download (123kB)
[img] Text (BAB I PENDAHULUAN)
BAB I PENDAHULUAN_ANI AGUSWITA_1811211029.pdf - Published Version

Download (138kB)
[img] Text (BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN)
BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN_ANI AGUSWITA_1811211029.pdf - Published Version

Download (65kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA_ANI AGUSWITA_1811211029.pdf - Published Version

Download (138kB)
[img] Text (SKRIPSI FULL)
SKRIPSI FULL_ANI AGUSWITA_1811211029.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (8MB)

Abstract

Tujuan Penelitian : Puskesmas Tiku Tahun 2019 dan 2020 menjadi puskesmas dengan capaian SPM DM terendah yaitu 80,67% dan 26,04% jauh dari target keberhasilan 100%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi SPM DM di wilayah Puskesmas Tiku tahun 2022. Metode : Jenis penelitia kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumen. Dipilih 15 informan di dinkes dan Puskesmas Tiku berdasarkan purposive sampling. Indikator yang diteliti merupakan faktor implementasi kebijakan Edward.III, yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Hasil : Kebijakan SPM DM belum dikomunikasikan secara jelas kepada implementor dan sasaran. Sumber daya implementasi kebijakan belum memadai terutama sarana prasaranan dan dana. Disposisi berupa komitmen telah dimiliki oleh implementor tapi belum didukung dengan pemberian insentif. Struktur birokrasi pada fragmentasi telah dilakukan secara berjenjang namun SOP yang telah dibuat tidak dimanfaatkan secara maksimal. Terdapat pelaksanaan kegiatan SPM DM yang belum terlaksana dengan baik terutama kegiatan skrining dan edukasi pasien DM. Kesimpulan : Implementasi kebijakan SPM DM di Puskesmas Tiku belum optimal, terutama pada komunikasi, sumber daya, dan struktur birokrasi. Dinas Kesehatan diharapkan dapat menyampaiakan kembali informasi mengenai kebijakan SPM DM dan dilanjutkan oleh Puskesmas Tiku kepada masyarakat. Skrning kesehatan dan edukasi pasien DM pada kegiatan SPM DM perlu dimaksimalkan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Primary Supervisor: Ch. Tuty Ernawati, SKM, M.Kes
Uncontrolled Keywords: IMPLEMENTASI, SPM DM, EDWARD III
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions: Fakultas Kesehatan Masyarakat
Depositing User: s1 kesehatan masyarakat
Date Deposited: 02 Aug 2022 08:35
Last Modified: 02 Aug 2022 08:35
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/108184

Actions (login required)

View Item View Item