PERPECAHAN PARTAI KEADILAN SEJAHTERA (Studi Kasus : DPW PKS Sumatera Barat)

Fendi, Agus Syaputra (2022) PERPECAHAN PARTAI KEADILAN SEJAHTERA (Studi Kasus : DPW PKS Sumatera Barat). Masters thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Abstrak)
Abstrak.pdf - Published Version

Download (311kB)
[img] Text (BAB I)
BAB I pendahuluan.pdf - Published Version

Download (517kB)
[img] Text (BAB VI)
Bab VI.pdf - Published Version

Download (423kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (205kB)
[img] Text (Tesis Full)
tesis full wisuda.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (6MB) | Request a copy

Abstract

ABSTRAK Fendi Agus Syaputra, Program Magister Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Andalas Padang. Judul Tesis : Perpecahan Partai Keadilan Sejahtera (Studi Kasus : DPW PKS Sumatera Barat). Pembimbing I Dr. Bob Alfiandi, M.Si, Pembimbing II Dr. Azwar, M.Si. Pentingnya peran partai politik dalam keberlangsungan demokrasi perwakilan tidak membuat keberadaan partai politik terbebas dari permasalahan yang melanda. Permasalahan yang seringkali muncul dalam perjalanan partai politik ialah kemunculan konflik internal yang muncul dan bahkan menyebabkan kemunculan partai-partai baru diluar partai politik yang sudah ada. Konflik internal yang terjadi di dalam tubuh Partai Keadilan Sejahtera yang berlangsung sejak tahun 2004 dan akhirnya memicu munculnya GARBI (Gerakan Arah Baru Indonesia) serta munculnya fenomena mundurnya kader-kader PKS. GARBI yang awalnya mendeklarasikan diri sebagai organisasi masyarakat akhirnya bertransformasi menjadi sebuah partai politik yaitu Partai GELORA Indonesia. Teori Tindakan Sosial Max Weber digunakan untuk menjelaskan tindakan kader PKS Sumatera Barat yang bertahan dan yang keluar dari partai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif. Informan penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan wawancara mendalam. Informan penelitian ini adalah 12 orang kader Partai Keadilan Sejahtera Sumatera Barat dan 5 orang kader Partai GELORA Indonesia Sumatera Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Konflik di DPW PKS Sumatera Barat juga diwarnai dengan terdapatnya kader yang bertahan di dalam partai dan kader yang keluar dari PKS. Alasan tindakan kader-kader PKS memilih bertahan di dalam partai yaitu (1) PKS Memiliki peluang menjadi partai pemenang. (2) PKS memberikan peluang karir politik. (3) Partai masih mendengarkan ide dari kader. (4) Syura adalah mekanisme pengambilan keputusan terbaik. (5) PKS sesuai dengan nilai-nilai politik Islam. (6) Memenuhi kewajiban sebagai da’i (7) Keluar Bukan Cara Yang Tepat. (8) GELORA gerakan yang salah. (9) Mendapatkan banyak hal baik dari partai. alasan yang mendorong tindakan keluar atau meninggalkan PKS yaitu (1) sepakat dengan ide partai terbuka adalah cara untuk menjadi partai pemenang. (2) Faktor kedekatan dengan salah satu aktor kunci konflik. (3) Faktor ketersinggungan. Kata Kunci : Perpecahan,Partai Politik,PKS, GELORA Indonesia.

Item Type: Thesis (Masters)
Primary Supervisor: Dr. Bob Alfiandi, M.Si
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
H Social Sciences > HM Sociology
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi
Depositing User: s1 sosiologi sosiologi
Date Deposited: 03 Aug 2022 03:44
Last Modified: 03 Aug 2022 03:44
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/108122

Actions (login required)

View Item View Item