PENENTUAN KANDUNGAN METABOLIT SEKUNDER DAN UJI TOKSISITAS DARI EKSTRAK METANOL, FRAKSI HEKSANA DAN ETIL ASETAT DAUN KENIKIR (Cosmos sulphureus Cav)

Novel, Khairun Nisa (2022) PENENTUAN KANDUNGAN METABOLIT SEKUNDER DAN UJI TOKSISITAS DARI EKSTRAK METANOL, FRAKSI HEKSANA DAN ETIL ASETAT DAUN KENIKIR (Cosmos sulphureus Cav). Diploma thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (67kB)
[img] Text (Bab I. Pendahuluan)
Bab I. Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (130kB)
[img] Text (Bab V. Penutup)
Bab V. Penutup.pdf - Published Version

Download (50kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (123kB)
[img] Text (Skripsi Full Text)
Skripsi Full Text.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (669kB)

Abstract

Kenikir (Cosmos sulphureus Cav) adalah tumbuhan yang berasal dari Meksiko di Amerika Utara dan saat ini kenikir telah tersebar di berbagai negara di dunia termasuk Indonesia. Tumbuhan ini berasal dari famili Asteraceae dan biasa dikenal sebagai tanaman hias, tanaman yang dapat mengusir hama dan tanaman obat. Kenikir dilaporkan memiliki aktivitas antibakteri, antijamur, antivirus dan antiinflamasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan metabolit sekunder dan aktivitas toksisitas pada ekstrak dan fraksi daun kenikir (Cosmos sulphureus Cav). Proses ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan metanol dan dilanjutkan dengan fraksinasi menggunakan pelarut heksana dan etil asetat serta pengujian aktivitas toksisitas menggunakan metode BSLT (Brine Shrimp Lethality Test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak metanol dan fraksi polar mengandung alkaloid, flavonoid, fenolik, steroid dan triterpenoid. Fraksi heksana mengandung steroid dan fraksi etil asetat mengandung flavonoid, fenolik, steroid serta triterpenoid. Pada uji toksisitas menunjukkan bahwa ekstrak metanol, fraksi heksana dan fraksi polar bersifat toksik dengan nilai LC50 berturut-turut sebesar 230,6354 mg/L; 368,5753 mg/L; 873,4999 mg/L dan fraksi etil asetat bersifat tidak toksik dengan nilai LC50 sebesar 1122,7748 mg/L. Kata kunci : Cosmos sulphureus Cav, metabolit sekunder, toksisitas, BSLT

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Q Science > QD Chemistry
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Kimia
Depositing User: s1 kimia kimia
Date Deposited: 02 Aug 2022 02:54
Last Modified: 02 Aug 2022 02:54
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/108061

Actions (login required)

View Item View Item