PRIMING PADA BENIH KEDELAI (Glycine max (L) Merill) YANG MELEWATI MASA SIMPAN UNTUK MENINGKATKAN VIABILITAS PERKECAMBAHAN

Dahni, Alfandy (2022) PRIMING PADA BENIH KEDELAI (Glycine max (L) Merill) YANG MELEWATI MASA SIMPAN UNTUK MENINGKATKAN VIABILITAS PERKECAMBAHAN. Diploma thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (295kB)
[img] Text (Bab 1 Pendahuluan)
Bab 1 Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (285kB)
[img] Text (Bab 5 Penutup)
Saran dan Kesimpulan.pdf - Published Version

Download (276kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (440kB)
[img] Text (Skripsi Ful Text)
SKRIPSI FULL TEXT.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Benih kedelai (Glycine max) merupakan benih yang tidak memiliki masa dormansi dan daya simpan benih yang sangat rendah, dikarenakan kedelai memiliki kandungan protein dan lemak yang tinggi yang mengakibatkan penurunan daya perkecambahan dan vigor benih. Salah satu cara yang dapat diupayakan dalam peningkatan mutu benih kedelai yang mengalami kemunduran viabilitas pada benih dengan teknik priming. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengaplikasian priming, serta mengetahui perlakuan yang berpengaruh terhadap benih kedelai yang melewati masa simpan untuk meningkatkan viabilitas perkecambahan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas enam perlakuan dan empat ulangan sehingga diperoleh 24 total unit percobaan. Perlakuan berupa, Kontrol, GA3 30 mg.L-1, EM-4 0,3 %, Trichoderma. asperellum 76 g.L-1, GA3 30 mg.L-1 + EM-4 0.3% dan GA3 30 mg.L-1+ T. asperellum 76 g.L-1. Parameter pengamatan meliputi yaitu potensi tumbuh maksimum, daya berkecambah, indeks vigor, kecepatan tumbuh, berat basah dan kerin kecambah normal. Hasil penelitian menujukkan bahwa perlakuan bio-priming kombinasi GA3 30 mg.L-1 + jamur T. asperellum 76 g.L-1 memberikan pengaruh nyata terhadap semua parameter pengamatan. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa pemberian bio-priming dengan melibatkan penggunaa mikroorganisme memiliki peranan penting dalam memacu perkecambahan biji kedelai yang melewati masa simpan. Kata kunci : Bio-priming, EM-4, GA3, Kedelai, Trichoderma asperellum

Item Type: Thesis (Diploma)
Primary Supervisor: Dr. M. Idris, M.Si
Subjects: Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Biologi
Depositing User: S1 Biologi Biologi
Date Deposited: 30 Jun 2022 07:51
Last Modified: 30 Jun 2022 07:51
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/106671

Actions (login required)

View Item View Item