KEHIDUPAN SOSIAL MASYARAKAT PULAU PUNJUNG SEJAK 1977-2010

ROMI, ARIF (2014) KEHIDUPAN SOSIAL MASYARAKAT PULAU PUNJUNG SEJAK 1977-2010. Diploma thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (skripsi full text)
201502061107th_romi arif.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (580kB)

Abstract

Skripsi ini berjudul “Kehidupan Sosial Masyarakat Pulau Punjung Sejak 1977- 2010”. Kajian dari penelitian ini mengungkapkan tentang pembangunan Jalan Lintas Sumatera di Kecamatan Pulau Punjung dan pemekaran daerah di bagian selatan Kabupaten Sawahlunto/Sijunjung hingga terjadinya perubahan dalam kehidupan sosial masyarakat di kawasan Pulau Punjung. Batasan awal penelitian ini adalah tahun 1977, karena tahun 1977 mulai beroperasinya Jalan Lintas Sumatera di Pulau Punjung dengan ditandai peresmian jembatan Sungai Dareh oleh Presiden Soeharto. Keberadaan Jalan Lintas Sumatera ini menjadi faktor utama penyebab terjadinya perubahan sosial masyarakat di Kecamatan Pulau Punjung. Batasan akhir yang diambil yaitu tahun 2010, karena tahun ini merupakan batas akhir masa jabatan bupati Marlon Martua di daerah pemekaran Kabupaten Dharmasraya yang merupakan putera daerah Pulau Punjung. Pada masa pemerintahannya, bupati Marlon Martua cenderung mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang menguntungkan Pulau Punjung dan memberikan perhatian khusus ke daerah tersebut. Kondisi ini membuat daerah Pulau Punjung cepat berkembang dibandingkan daerah-daerah lain di Kabupaten Dharmasraya. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian ilmu sejarah dengan pendekatan ilmu-ilmu sosial. Tahap pertama penelitian yaitu dilakukan pengumpulan data dan sumber melalui studi pustaka dan studi lapangan. Studi pustaka dilakukan untuk mendapatkan data-data tertulis berupa buku-buku atau dokumen tercetak. Sementara studi lapangan dilakukan dengan wawancara agar memperoleh data primer secara langsung. Selanjutnya setelah data terkumpul, akan dilakukan kritik sumber untuk melihat kevalidan sumber tersebut. Tahap selanjutnya adalah interpretasi yaitu dengan menganalisa data agar didapatkan fakta-fakta yang akurat untuk dijadikan sebagai fakta sejarah. Setelah itu barulah dilakukan historiografi atau penulisan sejarah dalam bentuk skripsi ini. Dari hasil penelitian diketahui bahwa kehidupan suatu masyarakat selalu ditandai dengan terjadinya perubahan-perubahan, di antaranya adalah perubahan sosial di Pulau Punjung. Perubahan tersebut dapat dilihat setelah keberadaan Jalan Lintas Sumatera semenjak tahun 1977 dan terbentuknya Kabupaten Dharmasraya pada tahun 2004. Sebelum pembangunan Jalan Lintas Sumatera, pada umumnya kehidupan masyarakat cenderung memakai sistem tradisional. Selain itu mata pencaharian masyarakat masih mengandalkan sektor pertanian dan hasil hutan. Setelah pembangunan Jalan Lintas Sumatera, budaya luar mulai masuk ke Pulau Punjung. Budaya-budaya baru tersebut dibawa oleh pendatang yang berasal dari berbagai daerah. Pembangunan Jalan Lintas Sumatera juga membuka peluang usaha bagi masyarakat dari berbagai sektor, seperti perdagangan, pertanian dan jasa. Pembangunan Jalan Lintas Sumatera juga membawa perubahan bagi Pulau Punjung yang sebelumnya kawasan pedesaan menjadi pusat pemerintahan kabupaten. Kata kunci : pembangunan, pemekaran, perubahan

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: J Political Science > JA Political science (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Budaya > Ilmu Sejarah
Depositing User: Mr Zainal Abidin
Date Deposited: 11 Jun 2016 03:01
Last Modified: 11 Jun 2016 03:01
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/10520

Actions (login required)

View Item View Item