ANALISIS PERAMBATAN GELOMBANG SEKUNDER DAN NILAI RESISTIVITAS PADA MEDIUM BERPORI UNTUK PENDUGAAN POTENSI AIR TANAH DI KELURAHAN LEMPUING KOTA BENGKULU

Angglena, Melly (2022) ANALISIS PERAMBATAN GELOMBANG SEKUNDER DAN NILAI RESISTIVITAS PADA MEDIUM BERPORI UNTUK PENDUGAAN POTENSI AIR TANAH DI KELURAHAN LEMPUING KOTA BENGKULU. Masters thesis, Universitas Andalas.

[img]
Preview
Text (Cover dan Abstrak)
COVER DAN ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (313kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Bab 1)
BAB 1.pdf - Published Version

Download (322kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Bab 5)
BAB PENUTUP.pdf - Published Version

Download (286kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (315kB) | Preview
[img] Text (Tesis Full Text)
FULL TESIS_merged.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

Kota Bengkulu dihadapkan pada permasalahan air tanah dimana sebagian air tanah yang payau. Air payau merupakan perpaduan antara air tanah murni dan air asin. Perpaduan kedua jenis air tersebut menyebabkan kandungan air tidak dapat digunakan untuk kehidupan sehari-hari karena memiliki kadar garam tinggi yang dapat mengganggu metabolisme tubuh. Oleh karena itu, diperlukan informasi tentang struktur lapisan bawah permukaan air tanah di Kota Bengkulu sehingga dapat diketahui lokasi air payau dan air tanah murni. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur lapisan bawah permukaan melalui perambatan kecepatan gelombang sekunder (VS) pada lapisan medium berpori dalam pendugaan potensi air tanah di Kelurahan Lempuing Kota Bengkulu. Penelitian ini juga didukung oleh data resistivitas serta divalidasi berdasarkan kedalaman sumur. Penelitian ini dilakukan dua lintasan menggunakan metode Multichannel Analysis of Surface Wave (MASW) dengan 20 titik pengukuran yaitu masing-masing 10 titik di sepanjang lintasan Geolistrik. Jarak antara geophone adalah 2 m dengan total geophone sebanyak 24. Hasil pengamatan MASW dibandingkan dengan nilai resistivitas dari metode Geolistrik dan data kedalaman sumur masyarakat. Metode Geolistrik menggunakan 2 lintasan pengukuranuntuk masing-masing lintasan dilakukan 2 kali pengukuran. Jarak antara elektroda adalah 2 m dengan total elektroda sebanyak 84 elektroda. Data MASW diolah menggunakan software WinMASW Professional 5.0 untuk mendapatkan profil 1D nilai VS dan software Res2dinv digunakanuntuk mendapatkan penampang 2D nilai resistivitas. Hasil penelitian menunjukkan penurunan nilai VS pada lapisan medium berpori antara 133 m/s hingga 358 m/s pada lokasi 1 dan 149 m/s hingga 314 m/s pada lokasi 2. Penurunan nilai Vs berada di jangkauan potensi air tanah pada kedalaman sumur warga dengan jenis lapisan medium berpori adalah sands dan intact clays. Lapisan air tanah yang terindikasi air payau memiliki nilai resistivitas sebesar 0,492 Ωm. Profil lapisan bawah permukaan dari pengukuran Vs menggunakan metode MASW menunjukkan kecocokan yang cukup baik dengan profil nilai resistivitas dari metode Geolistrik. Pada kedalaman < 10 m, kesesuaian antara kedua metode mencapai 80%. Hal ini menunjukkan bahwa perambatan gelombang sekunder berpotensi untuk digunakan dalam menentukan potensi air tanah untuk kedalaman < 10 m.

Item Type: Thesis (Masters)
Primary Supervisor: Dr. Techn. Marzuki, M.Sc.Eng
Uncontrolled Keywords: air payau, gelombang sekunder, medium berpori, resistivitas
Subjects: Q Science > QC Physics
Divisions: Pascasarjana (S2)
Depositing User: s2 fisika fisika
Date Deposited: 14 Apr 2022 06:52
Last Modified: 14 Apr 2022 06:52
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/101607

Actions (login required)

View Item View Item