EFEKTIVITAS CAMPURAN ABU SEKAM PADI DAN TEPUNG BUAH Piper aduncum Linnaeus UNTUK PENGENDALIAN HAMA Spodoptera frugiperda J.E Smith (Lepidoptera : Noctuidae) PADA TANAMAN JAGUNG

Mekar, Putri Buana (2021) EFEKTIVITAS CAMPURAN ABU SEKAM PADI DAN TEPUNG BUAH Piper aduncum Linnaeus UNTUK PENGENDALIAN HAMA Spodoptera frugiperda J.E Smith (Lepidoptera : Noctuidae) PADA TANAMAN JAGUNG. Diploma thesis, Universitas Andalas.

[img]
Preview
Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (204kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I Pendahuluan)
BAB I Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (298kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB V Penutup)
BAB V Penutup.pdf - Published Version

Download (310kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (325kB) | Preview
[img] Text (Skripsi Full Text)
Skripsi Full Text.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Buah Piper aduncum merupakan salah satu sumber insektisida botani yang memiliki potensi untuk dikembangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas abu sekam padi dan pestisida nabati berbahan P. aduncum sebagai pengendalian hama Spodoptera frugiperda J.E Smith pada tanaman jagung. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), meliputi uji pendahuluan , uji lanjutan tunggal, dan uji lanjutan campuran. Uji pendahuluan menggunakan 3 taraf dosis (kontrol, 5 g, dan 10 g) dan 3 ulangan pada masing-masing perlakuan. Uji lanjutan tunggal abu sekam padi dilakukan menggunakan 6 taraf dosis (kontrol, 2,5 g, 3,52 g, 4,96 g, 6,99 g, dan 9,85 g) sedangkan uji lanjutan tunggal tepung buah P. aduncum dengan menggunakan 6 taraf dosis (kontrol, 2 g, 2,98 g, 4,44 g, 6, 61 g, dan 9,84 g). Uji lanjutan campuran abu sekam padi dan tepung buah P. aduncum menggunakan 6 taraf dosis (kontrol, 1 g, 1,73 g, 2,99 g, 5,17 g, dan 8,94 g), masing-masing taraf terdiri dari 5 ulangan. Pengujian dilakukan dengan menggunakan metode tabur dengan parameter pengamatan mortalitas larva, lama perkembangan larva, persentase pupa terbentuk, persentase imago muncul, dan sex ratio. Mortalitas larva pada perlakuan tunggal tepung buah P. aduncum lebih tinggi dibandingkan dengan perlakuan tunggal abu sekam padi. Perlakuan tunggal tepung buah P. aduncum dengan dosis 9,84 g, mampu mematikan larva sebesar 96% dan menghambat perkembangan larva selama 5,48 hari untuk mencapai instar 6 jika dibandingkan dengan kontrol. Nilai LC50 dan LC95 dari analisis menggunakan program POLO PLUS adalah 2,86 g dan 17,29 g. Campuran abu sekam padi dan tepung buah P. aduncum efektif untuk untuk pengendalian S. frugiperda. Nilai LC50 dan LC95 dari analisis menggunakan program POLO PLUS adalah 2,06 g dan 12,93 g. Kata kunci: Spodoptera frugiperda, jagung, abu sekam padi, Piper aduncum, mortalitas, sex ratio.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pertanian
Depositing User: S1 Agroteknologi Agroteknologi
Date Deposited: 06 Apr 2022 03:36
Last Modified: 06 Apr 2022 03:36
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/101214

Actions (login required)

View Item View Item