Pengelompokan Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Barat Berdasarkan Jumlah Kasus Penyakit Menular dengan Menggunakan Analisis Klaster

Siti Azzara, Rahma (2022) Pengelompokan Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Barat Berdasarkan Jumlah Kasus Penyakit Menular dengan Menggunakan Analisis Klaster. Diploma thesis, Universitas Andalas.

[img]
Preview
Text (abstrak)
cover dan abstrak.pdf - Published Version

Download (318kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Bab 1)
BAB 1.pdf - Published Version

Download (145kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Bab 5)
BAB 5.pdf - Published Version

Download (137kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (140kB) | Preview
[img] Text (Fulltext)
Skripsi S.Azzara.R_1710431016.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (17MB)

Abstract

Pembangunan kesehatan merupakan salah satu bagian dari pembangunan nasional. Upaya peningkatan derajat Kesehatan masyarakat merupakan investasi bagi pembangunan nasional. Tantangan dan permasalahan pada pembangunan kesehatan semakin tidak terduga dengan adanya penyakit-penyakit menular seperti penyakit tuberkulosis, pneumonia, AIDS dan demam berdarah. Sumatera Barat merupakan salah satu provinsi dengan jumlah kasus penyakit menular cukup banyak terjadi di Indonesia. Untuk meningkatkan kesehatan masyarakat angka kejadian penyakit-penyakit menular tersebut perlu di tekan, namun mengingat penyebarannya yang beragam terlebih dahulu dilakukan pengelompokan daerah yang memenuhi kemiripan karakteristik wilayah kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Barat. Dalam penelitian ini dilakukan pengelompokan 19 kabupaten/kota berdasarkan 4 kasus penyakit menular menggunakan analisis klaster berhirarki dengan metode Ward. Pengelompokan dibentuk menjadi 2 sampai 6 klaster. Dengan nilai Dunn index tertinggi yaitu sebesar 0,017840 diperoleh klaster terbaik berada pada pengelompokan menjadi 2 klaster. Klaster 1 terdiri dari 17 kabupaten/kota sedangkan klaster 2 terdiri dari 2 daerah kabupaten/kota. Pada klaster 2 penyebaran 4 kasus penyakit menular tersebut terjadi lebih tinggi dibandingkan pada klaster 1. Daerah yang berada pada klaster 2 dijadikan sebagai daerah perhatian yang menjadi daerah dengan penyebaran penyakit yang tinggi di Provinsi Sumatera Barat.

Item Type: Thesis (Diploma)
Primary Supervisor: HAZMIRA YOZZA, M.Si
Subjects: Q Science > QA Mathematics > QA76 Computer software
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Matematika
Depositing User: s1 matematika matematika
Date Deposited: 29 Mar 2022 04:41
Last Modified: 29 Mar 2022 04:41
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/100955

Actions (login required)

View Item View Item